Tuesday, October 22, 2013

Baby Jangan Dipaksa Lahir




http://storify.com/honeyniena/baby-jangan-dipaksa-lahir

Sudah di atas 38w tapi belum ada tanda2 mau lahir? Sabarrrrr yaaaa. Baby punya waktunya sendiri untuk lahir, kalau dia sudah siap.

Jangan paksa si baby di perut utk cepet lahir kalau semua kondisinya baik dan sehat... Biarkan dia menikmati dan mempersiapkan diri.

Hanya si baby dan Tuhan yang tau kapan waktu yang paling tepat utk dia lahir, dan bagaimana caranya akan lahir nanti.

Kita ngga akan memecahkan telur ayam walaupun kita tau anak ayamnya sudah hidup dan sehat di dalamnya kan? Nah... Sama yaaaa.

Biarkan baby yg menentukan ya moms... Dia pasti lahir kok. Mau di 39-40-41-42 bahkan kemarin ada lho di 43w. Asal semua sehatttt.

Yang penting juga kita tau bahwa bedah cesar adalah kasus darurat dan bukan pilihan.. Mata minus tinggi masih bisa normal asal retina sehat.

Baby belum masuk panggul dan semua kondisi masih sehat? Tungguuuu... Ini pun bukan alasan utk cesar.

Apalagi karena mau milih tanggal cantik... Rasio cesar hanya utk darurat dimana menurut WHO harusnya hanya 15% kasus.

Bedah cesar adalah pembedahan besar yang beresiko tinggi lho. Jadi jangan jadikan ini sebagai pilihan.. Kecuali misalnya, placenta previa.

Resiko bedah cesar untuk bayi pic.twitter.com/nOJcomqH6y
Resiko bedah cesar untuk ibu pic.twitter.com/zXUx13dgqg


Marina Ruswandi @marinadwip: Kalau sdh lewat HPL, apa tdk beresiko?

@infoHamil : @marinadwip selama semua sehat terutama ketuban dan denyut bayi, ibu tdk ada komplikasi, tdk apa2 ditunggu.

ashanty bohay @ashantybohay: saya terpaksa sesar krn sdh berhari2 induksi, plasenta tutup jalan lahir, air ketuban keruh dan dikit. Gimana donk?

@infoHamil: @ashantybohay kalo plasenta tutup jalan lahir harusnya langsung sc. Ngga boleh induksi dan plasenta di bawah bisa bahaya kalau induksi.

Mimin nggak anti sama Cesar kok. Tapi kita semua harus pinter dan yakin bahwa cesar adalah langkah terakhir kalau normal memang tdk bisa.

Karena itu banyak2 belajar, baca, ikut kelas prenatal, tanya ke semua orang... Berdayakan diri maksimal utk mengetahui resiko2 intervensi.

Janganlah begitu tau hamil langsung pingin Cesar krn ngga mau merasakan sakit lahiran normal. Pelajari dulu mana yg terbaik ya moms.

"Sakit melahirkan" itu tdk seperti yg kita takuti kok.. Karena melahirkan sebetulnya tidak sesakit itu :) banyak cerita yg menghipnosis kita.

Image kita di TV ngeliat proses lahiran di sinetron dsb ngebut ibu berpikir "itulah proses melahirkan. Ih serem!".

Ditambah, melahirkan di Indonesia itu kebanyakan di Rumah SAKIT. Bukan rumah SEHAT. Itu pun sudah membuat kita terhipnosis.

Ingatlah bahwa ibu hamil dan melahirkan bukanlah orang sakit. Tapi image lokasi melahirkan akhirnya membuat kita merasa jadi orang sakit.

Yakinlah bahwa kita bisa memberikan yg terbaik untuk diri sendiri dan terutama anak. Kalau bisa normal, usahakan. Kalau tidak bisa, ikhlas.

Bagaimana pun prosesnya, perjalanan kita sebagai seorang ibu bukan ditentukan dari proses melahirkan. Normal/SC sama aja.

Tapi inget bahwa SC harus karena indikasi medis demi menyelamatkan nyawa. Bukan karena tanggal cantik :p

Mungkin bisa dicoba cari film dokumenter "Business of being born".Ini jelas sekali bahwa melahirkan itu bisnis yg menghasilkan profit banget.

Biar kita juga paham, normal ataupun cesar kadang ada intervensi yg belum tentu dibutuhkan dan bergulir ke intervensi berikutnya.

Satu intervensi medis bisa menjadi awalan dari rangkaian intervensi lainnya. Minta nakes anda utk menjelaskan fungsi dan efek sampingnya ya.

Kalo beli HP aja kita cerewet tanya2, masa mau dikasih obat2an dan "dioprek" badannya, kita diem aja :) kita bayar jasa medis itu lho.

Jadi balik lagi sama pernyataan mimin, cari nakes yg betul2 bisa kita percaya semua keputusan dan tindakannya ya. Nakes yg ramah jiwa.

Sunday, September 22, 2013

Posisi Melahirkan Yang Nyaman



http://storify.com/honeyniena/posisi-melahirkan-yang-nyaman

@infoHamil:

Berapa banyak dokter kandungan yang membebaskan ibu mengambil posisi melahirkan yang nyaman? Ada yang bisa share pengalamannya?

Ada lho, dokter @adirahmanOG dan dokter @riyanakadarsari memberikan kenyamanan maksimal utk ibu melahirkan dgn posisi yang paling enak.

Karena posisi melahirkan yang terbaik utk ibu sebenernya dimana tubuh vertikal. Jadi posisinya gimana? Jongkok, nungging, berdiri :)

Dengan posisi tubuh vertikal, rongga panggul membuka lebih lebar dan bayi turun lebih mudah dibantu gravitasi

Rasanya melahirkan sebenernya miriiiiip spt rasa mau BAB. Jadi enakan posisi jongkok khan? Gimana kalo sambil setengah tidur?

Posisi konvensional yg umum dilakukan yaitu setengah tidur dengan tulang ekor bertumpu di bawah, justru mengurangi ruang rongga panggul.

Posisi setengah tidur ini membuat tumpuan besar di tulang ekor krn gravitasi, sehingga kemungkinan terjadi robekan perineum lebih tinggi.

Jadi pertanyaannya, kenapa dong banyak yg justru melahirkan dengan posisi setengah tidur ini bukannya jongkok aja? Ada yg bisa jawab?

RT @WoMomFey: untuk memudahkan para medis membantu proses kelahiran, bukannya memudahkan si Ibu yg akan bersalin

Betullll!!!

Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini





http://storify.com/honeyniena/pentingnya-imd

Pagiii... Setujukah Anda kalo awal sukses menyusui itu dimulai segera setelah bayi lahir? Artinya, peran nakes saat IMD cukup penting, ya.

Sayangnya, meski banyak nakes sudah paham manfaat IMD, masih ada jg yg kurang pede -bahkan menolak- memfasilitasi proses alami ini.

Kemarin saat saya mendampingi ibu seksio sesaria di kamar operasi, -utk kesekian kalinya- ketemu dgn operator yg gak berkenan bayi di-IMD :(

Baru bbrp menit bayi diposisikan kontak kulit dgn kulit ke dada ibu, sang operator langsung minta agar bayi diangkat & tidak perlu IMD.

Tanpa alasan jelas, tiba-tiba operator mengusir saya agar keluar dari kamar operasi, dgn suara keras bilang 'tidak boleh IMD di sini!'.

Dgn pertimbangan kondisi ibu-bayi yg stabil & keduanya tampak menikmati proses skin-to-skin, saya berusaha menahan IMD lbh lama.

Posisi bayi-pun cukup nyaman di dada ibu, napas-nadi-suhu-saturasi termonitor baik & yg 'terpenting' tdk mengganggu lapangan operasi!

Situasi jd tegang, krn operator mulai bentak-bentak kesal & semua mata melihat ke arah saya seolah minta agar perintah blio segera dituruti.

Meski masih ingin mempertahankan IMD, namun demi kelangsungan operasi & keselamatan ibu yg sdg dijahit lukanya, akhirnya saya ngalah...

Sambil saya gendong bayi ke luar kamar masih terdengar 'nyanyian' operator yg sptnya gusar banget dgn IMD, gak jelas juga keberatannya kenapa.

Maaf saya hrs sampaikan - ini fakta yg terjadi di sarana pelayanan kesehatan, ini bukan fitnah atau pencemaran nama krn saya tidak sebut identitas pelaku-nya.

Hanya ingin menghimbau supaya nakes lebih peduli & mau sepenuh hati memfasilitasi kebutuhan pasien, toh IMD bukan hal yg sulit dikerjakan.

Tahukah para nakes, bhw dgn melakukan IMD 22% kematian bayi dpt dicegah? Perdarahan post partum dpt dikurangi sehingga kematian ibu dpt dihindari?

Tahukah para nakes, bhw skin-to-skin membantu menstabilkan napas-nadi-suhu-level stres bayi lbh efisien dibanding inkubator?

Tahukah para nakes, bhw bayi yg di-IMD 8x lbh mudah menyusui di awal kehidupannya & lbh terjamin ASI Eksklusif sampai 6 bln?

Tahukah para nakes, bhw IMD segera setelah lahir selama 1 jam tanpa diinterupsi adalah hak bayi yg dijamin undang-undang?

Tahukah para nakes, menghalangi IMD tanpa alasan/indikasi medis berarti melanggar pasal 9 PP ASI & pasal 128 UU Kesehatan?

Kalo belum tahu, yuk buka wawasan & perbaiki kinerja. Kalo ternyata sudah TAHU - tapi tetap TIDAK MAU mengerjakan, itu (maaf) JAHAT namanya.

ASI Dipompa Terus, Bisa Habis?




http://storify.com/honeyniena/asi-dipompa-terus-bisa-habis
 
Ya udah yuk, bahas bentar...benarkah ASI yg disedot terus atau dipompa bisa habis? Buat anak lama, pasti akan jawab tidak.

Mungkin banyak dari emak2 yg mikir ASI habis karena ngeliat si payudara yg kempes lalu si anak rewel sukewel yak?

Tapi sebenarnya payudara yg terlihat kempes bukan berarti gak ada ASInya sih, karena produksi ASI sebenarnya gak pernah berhenti.

Ini loh yg sebenarnya terjadi didalam tubuh emak2 pas nenen dan perah http://yfrog.com/oewq4reqj


Jadi hisapan/rangsangan pada payudara akan kirim sinyal ke otak-lalu otak akan rangsang hormon prolaktin utk produksi ASI.

Mimin sering analogikan Menyusui itu kaya ciuman sama suami, sementara Memompa ASI kaya ciuman sama FOTO suami :)

Rangsangan yang diterima tubuh lebih enak yang mana? Yg bikin deg deg ser pasti yg ciuman langsung kan? Nah..ketika mompa, hadirkan rasa ini.

Ketika mau memompa ASI, hadirkan rasa tenang, rasa nyaman dan rasa senang yg sama ketika lagi menyusui.

Itu kenapa banyak emak2 yg suka liatin foto anaknya atau liatin video anaknya pas lagi mompa..karena bisa bikin hati tenang.

Apa hubungannya? Rasa tenang, senang dan nyaman meningkatkan hormon oksitosin, hormon yg mendorong ASI keluar dari payudara.

Siapa yg lagi mandi atau pas hubungan seks sama suami suka netes atau keluar sendiri ASI nya? itu karena mandi dan ML bikin tenang :)

Lupain dulu sebentar tentang target hasil pompa, kalo bentar2 liat isi botol..dijamin bawaannya stress..malah bikin ASI seret.

Syukuri setiap tetesnya, meski sedikit, kalo dikumpulin kan akan banyak...yg utama, diri kita harus rileks abiiiss pas mompa.

Balik lagi, jadi ASI dipayudara akan terus diproduksi selama ASI masih sering dikeluarkan...ga akan habisss :)

Prinsipnya sederhana: semakin sering payudara "dikosongkan" maka akan semakin cepat ASI diproduksi..kalo penuh, maka semakin lambat :)

Untuk jelasnya, baca ini tentang Kenapa hasil perah jadi sedikit? http://bit.ly/ASIsedikit

Sementara segitu dulu yak..mimin coba jawab beberapa pertanyaan sebelum tidur dah :)