Sunday, September 22, 2013

Posisi Melahirkan Yang Nyaman



http://storify.com/honeyniena/posisi-melahirkan-yang-nyaman

@infoHamil:

Berapa banyak dokter kandungan yang membebaskan ibu mengambil posisi melahirkan yang nyaman? Ada yang bisa share pengalamannya?

Ada lho, dokter @adirahmanOG dan dokter @riyanakadarsari memberikan kenyamanan maksimal utk ibu melahirkan dgn posisi yang paling enak.

Karena posisi melahirkan yang terbaik utk ibu sebenernya dimana tubuh vertikal. Jadi posisinya gimana? Jongkok, nungging, berdiri :)

Dengan posisi tubuh vertikal, rongga panggul membuka lebih lebar dan bayi turun lebih mudah dibantu gravitasi

Rasanya melahirkan sebenernya miriiiiip spt rasa mau BAB. Jadi enakan posisi jongkok khan? Gimana kalo sambil setengah tidur?

Posisi konvensional yg umum dilakukan yaitu setengah tidur dengan tulang ekor bertumpu di bawah, justru mengurangi ruang rongga panggul.

Posisi setengah tidur ini membuat tumpuan besar di tulang ekor krn gravitasi, sehingga kemungkinan terjadi robekan perineum lebih tinggi.

Jadi pertanyaannya, kenapa dong banyak yg justru melahirkan dengan posisi setengah tidur ini bukannya jongkok aja? Ada yg bisa jawab?

RT @WoMomFey: untuk memudahkan para medis membantu proses kelahiran, bukannya memudahkan si Ibu yg akan bersalin

Betullll!!!

Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini





http://storify.com/honeyniena/pentingnya-imd

Pagiii... Setujukah Anda kalo awal sukses menyusui itu dimulai segera setelah bayi lahir? Artinya, peran nakes saat IMD cukup penting, ya.

Sayangnya, meski banyak nakes sudah paham manfaat IMD, masih ada jg yg kurang pede -bahkan menolak- memfasilitasi proses alami ini.

Kemarin saat saya mendampingi ibu seksio sesaria di kamar operasi, -utk kesekian kalinya- ketemu dgn operator yg gak berkenan bayi di-IMD :(

Baru bbrp menit bayi diposisikan kontak kulit dgn kulit ke dada ibu, sang operator langsung minta agar bayi diangkat & tidak perlu IMD.

Tanpa alasan jelas, tiba-tiba operator mengusir saya agar keluar dari kamar operasi, dgn suara keras bilang 'tidak boleh IMD di sini!'.

Dgn pertimbangan kondisi ibu-bayi yg stabil & keduanya tampak menikmati proses skin-to-skin, saya berusaha menahan IMD lbh lama.

Posisi bayi-pun cukup nyaman di dada ibu, napas-nadi-suhu-saturasi termonitor baik & yg 'terpenting' tdk mengganggu lapangan operasi!

Situasi jd tegang, krn operator mulai bentak-bentak kesal & semua mata melihat ke arah saya seolah minta agar perintah blio segera dituruti.

Meski masih ingin mempertahankan IMD, namun demi kelangsungan operasi & keselamatan ibu yg sdg dijahit lukanya, akhirnya saya ngalah...

Sambil saya gendong bayi ke luar kamar masih terdengar 'nyanyian' operator yg sptnya gusar banget dgn IMD, gak jelas juga keberatannya kenapa.

Maaf saya hrs sampaikan - ini fakta yg terjadi di sarana pelayanan kesehatan, ini bukan fitnah atau pencemaran nama krn saya tidak sebut identitas pelaku-nya.

Hanya ingin menghimbau supaya nakes lebih peduli & mau sepenuh hati memfasilitasi kebutuhan pasien, toh IMD bukan hal yg sulit dikerjakan.

Tahukah para nakes, bhw dgn melakukan IMD 22% kematian bayi dpt dicegah? Perdarahan post partum dpt dikurangi sehingga kematian ibu dpt dihindari?

Tahukah para nakes, bhw skin-to-skin membantu menstabilkan napas-nadi-suhu-level stres bayi lbh efisien dibanding inkubator?

Tahukah para nakes, bhw bayi yg di-IMD 8x lbh mudah menyusui di awal kehidupannya & lbh terjamin ASI Eksklusif sampai 6 bln?

Tahukah para nakes, bhw IMD segera setelah lahir selama 1 jam tanpa diinterupsi adalah hak bayi yg dijamin undang-undang?

Tahukah para nakes, menghalangi IMD tanpa alasan/indikasi medis berarti melanggar pasal 9 PP ASI & pasal 128 UU Kesehatan?

Kalo belum tahu, yuk buka wawasan & perbaiki kinerja. Kalo ternyata sudah TAHU - tapi tetap TIDAK MAU mengerjakan, itu (maaf) JAHAT namanya.

ASI Dipompa Terus, Bisa Habis?




http://storify.com/honeyniena/asi-dipompa-terus-bisa-habis
 
Ya udah yuk, bahas bentar...benarkah ASI yg disedot terus atau dipompa bisa habis? Buat anak lama, pasti akan jawab tidak.

Mungkin banyak dari emak2 yg mikir ASI habis karena ngeliat si payudara yg kempes lalu si anak rewel sukewel yak?

Tapi sebenarnya payudara yg terlihat kempes bukan berarti gak ada ASInya sih, karena produksi ASI sebenarnya gak pernah berhenti.

Ini loh yg sebenarnya terjadi didalam tubuh emak2 pas nenen dan perah http://yfrog.com/oewq4reqj


Jadi hisapan/rangsangan pada payudara akan kirim sinyal ke otak-lalu otak akan rangsang hormon prolaktin utk produksi ASI.

Mimin sering analogikan Menyusui itu kaya ciuman sama suami, sementara Memompa ASI kaya ciuman sama FOTO suami :)

Rangsangan yang diterima tubuh lebih enak yang mana? Yg bikin deg deg ser pasti yg ciuman langsung kan? Nah..ketika mompa, hadirkan rasa ini.

Ketika mau memompa ASI, hadirkan rasa tenang, rasa nyaman dan rasa senang yg sama ketika lagi menyusui.

Itu kenapa banyak emak2 yg suka liatin foto anaknya atau liatin video anaknya pas lagi mompa..karena bisa bikin hati tenang.

Apa hubungannya? Rasa tenang, senang dan nyaman meningkatkan hormon oksitosin, hormon yg mendorong ASI keluar dari payudara.

Siapa yg lagi mandi atau pas hubungan seks sama suami suka netes atau keluar sendiri ASI nya? itu karena mandi dan ML bikin tenang :)

Lupain dulu sebentar tentang target hasil pompa, kalo bentar2 liat isi botol..dijamin bawaannya stress..malah bikin ASI seret.

Syukuri setiap tetesnya, meski sedikit, kalo dikumpulin kan akan banyak...yg utama, diri kita harus rileks abiiiss pas mompa.

Balik lagi, jadi ASI dipayudara akan terus diproduksi selama ASI masih sering dikeluarkan...ga akan habisss :)

Prinsipnya sederhana: semakin sering payudara "dikosongkan" maka akan semakin cepat ASI diproduksi..kalo penuh, maka semakin lambat :)

Untuk jelasnya, baca ini tentang Kenapa hasil perah jadi sedikit? http://bit.ly/ASIsedikit

Sementara segitu dulu yak..mimin coba jawab beberapa pertanyaan sebelum tidur dah :)

Tuesday, July 30, 2013

ASI Sedikit? Yakin?



Dari kemaren banyak yg nanya ASI-nya seret dan dikit..banyak yg mengira produksinya udah sedikit, benarkah? Mari dibahas yuk.

Sering kita menilai ASI sedikit hanya dari hasil perah..mudah aja, karena satu2nya yg bisa keliatan ya emang hasil perah.

Sementara kalo nenen langsung,kita ga pernah tau berapa banyak ASI yang keluar,tau-tau bayi udah kenyang aja.

Catet..!! hasil perah BUKAN indikator yang tepat untuk mengukur produksi ASI di payudara.

Memerah ASI & Menyusui adalah 2 hal yg berbeda, rangsangan ke payudaranya pun berbeda, ya jelas, hasil yg keluar juga berbeda.

Gue selalu analogikan menyusui itu kaya ciuman sama pasangan, sementara Memerah ASI kaya ciuman sama foto pasangan.

lebih enak mana? Ciuman langsung apa cuma ciumin foto pasangan? lebih terangsang mana? lebih terangsang ciuman langsung kan?

Nah, PeEr-nya adalah gimana caranya mendapat rasa terangsang yg sama ketika kita hanya mencium fotonya aja? 

Nah..ini sama kaya memerah ASI..gimana caranya agar tubuh dan payudara dapat stimulasi yg sama dgn menyusui langsung?

Ini loh yg sebenarnya terjadi ketika menyusui langsung... 

hormon oksitosin ini berperan keluarkan ASI dari payudara...hormon ini meningkat jika ibu merasa tenang, senang atau terangsang :)

Jadi PeEr buat yg akan memerah ASI adalah mencari cara agar hormon oksitosin meningkat supaya ASI jd deres.

Beberapa faktor yg bisa tingkatkan hormon oksitosin adalah sentuhan, pikiran, perasaan dan penglihatan.

Saat menyusui langsung semua faktor tadi dgn mudah di dapatkan, efeknya jelas, oksitosin meningkat, ASI pun lancar keluar.

Lalu gimana dgn yg memerah ASI...mari kita temukan cara agar pikiran, perasaan, sentuhan dan penglihatan dapat rangsangan yg sama.

Pikiran...sebisa mungkin bentuk sugesti positif sebelum perah ASI, banyak pikiran, stress hanya akan menghambat oksitosin.

Perasaan..cari hal yg bisa bikin kita senang, misalnya dgn makan enak, dibeliin tas hermes, ditelpon suami atau hal lain.

Sentuhan...efeknya bisa munculkan rasa tenang & senang, misalnya dipeluk suami, dipijitin, maenin puting sendiri sering dilakukan.

Penglihatan..efeknya juga utk picu rasa tenang dan senang, misal, liat video/foto anak,liat ariel di tipi,liatin poto mimin, dll.

Beberapa cara tadi tujuannya sebenarnya utk menyiapkan tubuh, payudara dan merangsang hadirnya oksitosin sblm memerah ASI.

Yg gak kalah penting ketika perah ASI adalah rasa bersyukur...ini penting, agar kita tidak merasa down karena hasil perah dikit.

Sebisa mungkin syukurilah setiap tetesnya, berapapun hasilnya harus disyukuri..suami harus bantu dukung agar istri percaya diri.

Gitu deh ah ceritanya...hahaha, bentar lagi imsak nih, minum bentar yak :)